Studi
cross-sectional adalah sebuah studi dari
sekelompok orang pada satu titik waktu untuk menentukan apakah paparan
berkaitan dengan terjadinya penyakit. Karena hasil penyakit dan paparan
(misalnya, asupan nutrisi) diukur pada saat yang sama, sebuah penelitian
cross-sectional menyediakan sebuah gambaran “snapshot” hubungan mereka. Studi
cross-sectional tidak dapat memberikan informasi tentang kausalitas.
Study cros sectonal juga dikenal dengan istilah study frevalansi Yaitu :
- Subyek sekaligus di klasifikasikan sebagai terkena dan tidak terkena kelainan serta terpapar atau tidak terpapar Faktoryang diteliti pada waktu yang sama '
- Angka frevalansinya membandingkan antara mereka terpapar dan tidak terpapar faktor ysng diteliti terhadap kelainan yang diteliti .
Evaluasi Hasil Study cross-sectional :
:
- O dds Ratio , ukuran dan kuatnya hubungan antara variable dikotomus faktor dan kelainan yang diteliti .
- Tes chi square dapat digunakan untuk mengevaluasi kemaknaan hubungan antara faktor dan kelainan yang diteliti scara stastistik .
Kapan dipilihnya Studi cross-sectional Yaitu :
- Apabila tujuan penelitian ingin mengukur variable deveden dan indevenden serta pola distribusinya .
- Apabila ingin melakukan estimasi prevalens dari penomena satu kesehatan